Maryam Supraba Dikira Orang Flores Usai Perankan Maria Bella di ”Inerie”

Maryam Supraba Dikira Orang Flores Usai Perankan Maria Bella di ”Inerie”

Maryam Supraba Dikira Orang Flores Usai Perankan Maria Bella di ”Inerie”

Maryam Supraba

Maryam Supraba

Maryam Supraba, putri mendiang seniman WS Rendra patut diacungi jempol ketika didaulat memerankan Maria Bela di film Inerie (Mama Cantik). Film berlatar Desa Tololela, Bajawa, Nusa Tenggara Timur ini mengangkat soal kematian ibu karena melahirkan yang sangat tinggi provinsi tersebut.

Logat bahasa khas Flores dan kulit hitam manis Maryam sangat cocok memerankan Maria Bella. “Loh saya bukan orang Timur, nggak ada sama sekali. Mungkin karena enjoy banget, jadi hasilnya seperti ini,” ujarnya sambil tersenyum di Pusat Perfilman H Usmar Ismail, Jakarta Selatan, Selasa (24/6).

Mendalami karakter Bella, Maryam “dipaksa” harus ikut dalam tim riset pimpinan Lola Amaria, produser Inerie. Meski cuma tiga minggu di Tololela, ia bisa membaur dengan warga desa tersebut tanpa sekat batas, termasuk ikut berladang dan beternak.

“Terutama soal bahasa, rada sulit. Karena dipisah oleh satu bukit saja di Flores ada suku kata yang berbeda. Menyesuaikan diri dengan kebudayaan, pola pikir mereka, sangat menyenangkan,” lanjutnya.

Film Inerie berdurasi 72 menit dengan format gabungan antara dokumenter dengan fiksi. Film ini bercerita perjuangan Bello, saudara kembar Bella, untuk mendidik warga di Tololela agar melahirkan di puskesmas dan rumah sakit.

Salah satu yang diperjuangkan Bello adalah saudaranya Maria Bella yang sedang hamil tua, diperankan Maryam Supraba. Potret Bella tersebut merupakan cerminan warga Flores yang masih enggan melahirkan di Puskesmas atau rumah sakit dan lebih memilih dukun kampung.

“Sangat luar biasa sekali bisa berada di sana, kenal dengan saudara-saudara dari Timur itu berkah. Mereka sangat welcome, ramah dan terbuka bagi pendatang,” tukas perempuan berambut panjang dan lurus ini.мастер24option scam

Leave a Reply

comment-avatar

*